GRESIK | lampumerah.id – Hanya sehari, Rabu (12/8), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, mendapat dua telepon terkait rescue dari warga

Pengaduan pertama atas laporan Risma warga Jl. Hasanudin RT 1 RW 1 No.2, Desa Semampir Kecamatan Cerme, yang mengaku tangannya sakit sejak 3 hari lalu.

Kepada petugas, Risma mengaku kalau sejak 3 hari lalu tangannya sakit karena cincin yang dipakainya tidak bisa dilepaskannya dari jarinya.

“Sebelumnya saya berusaha melepaskan sendiri, tetapi tidak berhasil malah semakin kesakitan. Karena kesakitan, akhirnya saya melaporkan ke Damkar Gresik,” ujarnya.

Personil Damkar pos Kota yang menerima laporan, langsung ke lokasi rescue cincin dan mengevakuasi dengan cara memotong cincin tersebut.

Pengaduan kedua, dari Tika yang melapor ke Damkar pos kota karena ponselnya terjatuh dan masuk selokan. Saat itu, Tika hendak membuka kiosnya, di Jl. Kyai H. Syafi’i 9 Desa Suci Kecamatan Manyar, mendadak ponselnya tersenggol hingga jatuh masuk selokan.

Karena kondisi selokan sempat dan dalam, Tika sempat kesulitan saat berusaha mengambil ponselnya dengan tangannya.

Personil Damkar pos kota yang di lokasi, langsung berusaha mengambil ponsel yang masuk ke dalam selokan. Proses pengambilan ponsel butuh waktu agak lama, karena lokasi kejadian sangat sempit.

Perwira piket Damkar pos kota Faical Irhansyah S.E mengatakan, meski membutuhkan waktu, kedua laporan rescue tersebut akhirnya berhasil diselesaikan.

“Setelah semua tugas selesai, pasukan kembali ke pos,” ujar Faical Irhansyah S.E.

Tinggalkan Balasan