GRESIK | lampumerah.id – Menjelang datangnya Bulan Muharram atau Suro, Polres Gresik rapat koordinasi (Rakor) dengan mengumpulkan seluruh perguruan silat di wilayah Kabupaten Gresik.di Aula Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik, Kamis (11/6).
Kapolres AKBP Ramadhan Nasution, didampingi Dandim 0817 Gresik yang juga Ketua IPSI Kabupaten Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, serta Kepala Bakesbangpol Gresik, Nanang Setiawan.
Perwakilan perguruan silat yang hadir, antara lain Sukamto Ketua PSHT Cabang Gresik Pusat Madiun, Pagar Nusa, PSHW TM, IKS PI Kera Sakti dan Tapak Suci.
Kapolres menegaskan, tradisi Bulan Suro dan kegiatan Suran Agung merupakan bagian dari budaya yang harus dihormati. Namun diharapkan kegiatan itu, tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun keresahan masyarakat.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak, agar kegiatan pengesahan warga baru PSHT berjalan aman dan lancar. Kami berharap seluruh ketua perguruan dapat menekankan kepada anggotanya agar tidak melanggar hukum,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.
Sementara Ketua PSHT Cabang Gresik Pusat Madiun, Sukamto, menjelaskan prosesi pengesahan warga baru dijadwalkan berlangsung pada Selasa (16/6) mulai pukul 15.00 WIB hingga Rabu (17/6) pukul 04.00 WIB di Padepokan PSHT Cabang Gresik, Desa Kambingan Kecamatan Cerme.
Kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak 462 calon warga baru dengan mengusung tema “Meneguhkan Jati Diri Setia Hati Terate untuk Memperkuat Soliditas dan Memperkokoh Jiwa Nasionalisme”.
“Tradisi ini merupakan bagian dari perjalanan panjang persaudaraan SH Terate sejak tahun 1922 sebagai bentuk pengukuhan siswa menjadi warga sah. Kami berkomitmen penuh, melakukan langkah-langkah pencegahan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib,” ujar Sukamto.
Dalam rakor tersebut, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Yusis Budi, memaparkan pola pengamanan dan pemetaan titik-titik rawan yang menjadi perhatian aparat keamanan.
Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit mengimbau peserta agar tidak menggunakan kendaraan roda dua guna mencegah konvoi di jalan raya. Sedangkan Kapolsek Cerme AKP Taufan Arif, mengingatkan adanya sejumlah titik rawan di wilayah Benjeng dan Cerme yang kerap menjadi lokasi pertemuan massa.
Kepala Bakesbangpol Gresik, Nanang Setiawan, mengajak seluruh organisasi kepemudaan dan perguruan silat untuk aktif mensosialisasikan larangan konvoi, demi menjaga kenyamanan masyarakat selama momentum Bulan Suro berlangsung.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


