GRESIK | lampumerah.id – Petrokimia Gresik (Persero), selaku holding dalam program Relawan Bakti BUMN, mungkin menjadi perusahaan BUMN pertana, yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan disalurkan sehari setelah bencana, sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat.
Adapun bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar (basic needs), senilai Rp75 juta berupa beras, gula, minyak, dan selimut.
Bantuan disalurkan melalui Relawan Bakti BUMN secara bertahap mulai 16 hingga 19 Agustus 2026 ke sejumlah wilayah terdampak.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, di Gresik, Jawa Timur, menyampaikan rasa empati kepada seluruh masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.
“Bantuan kami distribusikan bersama Pupuk Indonesia. Penyalurannya dilakukan secara bertahap, saat ini berupa kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat pada masa tanggap darurat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Daconi.
Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) dan menimbulkan dampak di sejumlah wilayah. Berdasarkan data BNPB per Senin (17/8), gempa tersebut menyebabkan 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka. Korban tersebar di sejumlah kabupaten, termasuk Manggarai dan Manggarai Timur.
Pada periode yang sama, BNPB mencatat 914 rumah rusak berat, 126 rusak sedang, dan 317 rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan, dan 38 kantor pemerintah, sementara lebih dari 5.000 warga harus mengungsi.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


