GRESIK | lampumerah.id – Sebanyak 200 mahasiswa Unair Surabaya bakal mengikuti Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) ke 8, mulai 13 Juli hingga 8 Agustus 2026,

Hampir selama sebulan, mereka akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Kecamatan Gresik dan Kecamatan Kebomas.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak para mahasiswa memanfaatkan KKN sebagai ruang belajar, yang tidak hanya diperoleh dari bangku kuliah tetapi juga melalui pengalaman langsung bersama masyarakat.

“KKN adalah kesempatan untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Belajarlah dari ruang kelas maupun dari kehidupan masyarakat. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal yang sangat berharga di masa depan,” ujar bupati di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Senin (13/7).

Bupati juga mendorong mahasiswa untuk aktif membangun relasi, dan memperluas wawasan selama menjalankan KKN. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan membentuk karakter sekaligus memperkaya cara pandang mahasiswa dalam menghadapi berbagai persoalan di masyarakat.

“Gresik adalah kota kecil yang kaya peradaban. Dari sejarah, politik, sosial budaya hingga ekonomi, semuanya bisa menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa. Saya berharap selama KKN, adik-adik bisa mengenal Gresik lebih dekat,” katanya.

Selain memiliki kekayaan sejarah, bupati menjelaskan letak geografis Gresik yang berada di kawasan pesisir dengan pelabuhan laut dalam menjadikannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. Kondisi tersebut mendorong berkembangnya sektor logistik, perdagangan, dan investasi yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah.

Menurutnya, berbagai potensi tersebut dapat menjadi bahan kajian sekaligus peluang bagi mahasiswa untuk menghadirkan gagasan dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat selama pelaksanaan KKN.

“Saya berharap apa yang saya teliti nantinya tidak hanya menjadi karya akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi perlindungan anak-anak pekerja migran,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan