GRESIK | lampumerah id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 80, Satlantas Polres Gresik “Ngopi Bareng Ojol Kamtibmas” sekaligus bakti sosial, bersama komunitas ojek online (ojol) di Kabupaten Gresik, Selasa (16/6).

Puluhan driver ojol antusias mengikuti dialog santai, bersama jajaran Satlantas dan Jasa Raharja Gresik, di Warung Exceed Cafe di Gresik Kota Baru (GKB).

Selain ajang silaturahmi, acara tersebut juga sebagai sarana mempererat sinergitas antara kepolisian dan komunitas ojol.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi A, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun komunikasi yang humanis dengan masyarakat, khususnya pengemudi ojol.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan dengan rekan-rekan ojol. Mereka merupakan mitra strategis dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Gresik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polres Gresik juga memberikan edukasi terkait pentingnya keselamatan berkendara (safety riding), penggunaan helm standar, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, hingga pentingnya menjaga etika berkendara di jalan raya.

Sementara Puguh Prabowo Putro, dari Jasa Raharja memberikan sosialisasi mengenai layanan perlindungan kecelakaan lalu lintas serta memperkenalkan aplikasi JR-ku.

Aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya para pengemudi ojol, untuk memperoleh informasi layanan Jasa Raharja secara cepat dan praktis, termasuk pengecekan SWDKLLJ hingga pengajuan santunan kecelakaan.

Kegiatan semakin menarik dengan kehadiran Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang sedang melaksanakan latihan kerja (Latja). Para taruna turut berinteraksi langsung dengan peserta, dan membantu jalannya kegiatan secara humanis dan edukatif.

Perwakilan komunitas ojol, Yuli Krisdiyanto mengapresiasi kegiatan yang digelar Satlantas Polres Gresik karena mampu mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan komunitas ojol.

“Kami merasa sangat diperhatikan dan diayomi. Selain bisa berdialog langsung dengan polisi, kami juga mendapat banyak pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas dan layanan Jasa Raharja,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan