Bekasi | Lampumerah.id  – Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh saat melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang, Tegal Danas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, diduga akibat tumpahan material coran yang berasal dari kendaraan mobil mixer. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada jam-jam padat lalu lintas.

Dalam video amatir yang beredar, terlihat beberapa pengendara kehilangan kendali hingga terjatuh saat melintasi ruas jalan tersebut. Diduga, material coran yang tercecer membuat permukaan jalan menjadi licin sehingga kendaraan roda dua sulit dikendalikan. Sejumlah pengendara lain tampak memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari titik-titik jalan yang dipenuhi material.

‎Tak hanya persoalan keselamatan berlalu lintas, warga yang tinggal dan beraktivitas di sekitar lokasi juga mengeluhkan debu tebal yang diduga berasal dari aktivitas kendaraan pengangkut material proyek. Debu tersebut beterbangan setiap kali kendaraan besar melintas dan menutupi badan jalan, rumah warga, hingga lapak para pedagang.

Menurut keterangan warga, kondisi ini telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Selain membuat lingkungan menjadi kotor, debu yang terus beterbangan juga disebut menyebabkan gangguan pernapasan, batuk, hingga rasa tidak nyaman saat beraktivitas, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan para pedagang yang setiap hari berada di pinggir jalan.

‎Merasa keluhannya belum mendapat perhatian, warga kemudian memasang spanduk bertuliskan “Tegal Danas Darurat Debu” sebagai bentuk protes sekaligus permintaan agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut.

‎Tarman, salah seorang warga setempat, mengatakan kondisi jalan yang dipenuhi debu dan material coran sudah sangat meresahkan. Menurutnya, hampir setiap hari pengendara harus ekstra hati-hati karena jalan licin, sementara debu yang beterbangan semakin mengganggu kesehatan warga.

‎Keluhan serupa juga disampaikan Bunda Devran dan Yuhana, pedagang di sekitar lokasi. Keduanya mengaku debu yang terus beterbangan tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga berdampak pada aktivitas usaha karena barang dagangan harus terus dibersihkan dan pembeli merasa kurang nyaman.

‎Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pembersihan ruas jalan, menyiram area yang berdebu, serta meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut material agar muatan tidak tercecer di jalan.

‎Selain itu, perusahaan maupun pihak pelaksana proyek diharapkan turut bertanggung jawab menjaga kebersihan dan keselamatan di sepanjang jalur yang dilalui kendaraan operasional, sehingga tidak lagi membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan