GRESIK | lampumerah.id – Keterlibatan PT Rekayasa Industri (Rekind) dalam pembangunan Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida merupakan wujud komitmen perusahaan, dalam mendukung pengembangan fasilitas industri strategis nasional.

Penandatanganan kontrak Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) antara Petrokimia Gresik dan Rekind dilakukan di Jakarta, baru-baru ini.

Sebagai kontraktor EPCC, Rekind akan melaksanakan pekerjaan mulai dari rekayasa teknik, pengadaan, konstruksi, hingga commissioning, dengan dukungan mitra teknologi dalam penerapan teknologi produksi soda ash.

Proyek yang menerapkan teknologi HOU tersebut, ditargetkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 34 bulan. Rekind akan mengedepankan kualitas, keselamatan, dan ketepatan pelaksanaan dalam setiap tahapan pembangunan.

“Kami berkomitmen, untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan secara optimal dengan mengedepankan aspek kualitas, keselamatan, ketepatan waktu, dan keandalan hasil pembangunan,” ujar Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih.

Melalui sinergi Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik, dan Rekind, pembangunan Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemandirian industri kimia nasional sekaligus mendorong transformasi menuju industri yang lebih ramah lingkungan.

Proyek ini juga menjadi bagian dari komitmen Pupuk Indonesia Grup, dalam meningkatkan daya saing industri dalam negeri melalui pengembangan produk bernilai tambah dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan